Paryono : Tujuan Pemerintah Agar Rakyat Sehat, Masyarakat Jangan Apatis Soal Vaksinasi

0
paryono-karanganyar
POSITIF : Anggota DPR RI Paryono dan istri, Ria Ayu Rahayu, saat dirawat di RSUD dr Moewardi karena terkonfirmasi positif Covid-19, beberapa waktu lalu. Keduanya dirawat selama 10 hari karena positif Covid-19 dan pulang dari rumah sakit pada 9 Januari 2021 setelah dinyatakan negatif. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Masyarakat diajak untuk tidak berpikir negatif tentang program vaksinasi Covid-19 yang mulai dilaksanakan oleh pemerintah. Sebab, tujuan pemerintah melakukan vaksinasi semata-mata agar rakyat terhindari dari penyakit tersebut dan pandemi Covid-19 segera berakhir.

Hal itu disampaikan anggota DPR RI Paryono, menyikapi masih adanya pro dan kontra di masyarakat terkait vaksinasi Covid-19.
Paryono mengatakan hal itu, karena beberapa waktu lalu dirinya sempat dirawat di rumah sakit selama 10 hari, karena terkonfirmasi positif Covid-19. Legislator dari PDI Perjuangan itu dirawat di RSUD Moewardi bersama istrinya, Ria Ayu Rahayu, yang juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca : Mulai Januari 2021, Gedung Asrama BLK Karanganyar

Keduanya dirawat sejak akhir Desember 2020 dan keluar dari rumah sakit pada 9 Januari 2021, setelah dinyatakan negatif.

“Misalnya saya belum pernah positif Covid-19 dan harus menjalani vaksin, saya pasti siap. Sebagai pribadi, sebagai anggota DPR RI, saya siap. Tapi karena yang pernah positif tidak perlu divaksin, karena dianggap sudah punya kekebalan lebih, ya tidak apa-apa. Yang jelas, vaksinasi ini ihtiar, agar pandemi segera berakhir,” tandasnya, Sabtu (16/1) lalu.  

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk tidak apatis dengan program tersebut. “Ayo, negara sudah memberi kesempatan untuk vaksinasi, ya ikuti. Sebab tidak mungkin negara ingin mencelakakan rakyatnya. Pasti tujuannya agar rakyat sehat, terhindar dari Covid. Ini ihtiar. Negara berniat menjaga rakyatnya, ya ikuti,” tegasnya.

Baca : 93 Pedagang Pasar Sidoharjo Wonogiri Positif covid-19

Disinggung tentang pengalamannya terkonfirmasi positif Covid-19, Paryono mengatakan, awalnya hanya mengalami batuk.
“Sudah lima hari, lalu saya dan istri tes rapid antigen. Ternyata positif, meski fisik baik-baik saja. Akhirnya, agar tidak menular ke keluarga dan kerabat, kami mengisolasi diri dengan dirawat di RSUD dr Moewardi,” tuturnya.(Irfan Salafudin)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan