18 Nakes RSUD dan 27 Pegawai Instansi Vertikal Positif Covid-19

0
ilustrasi-corona
FOTO ILUSTRASI

*Masyarakat Jangan Abai Terhadap Protokol Kesehatan

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Sebanyak 18 tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Karanganyar terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagian adalah tenaga yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Selain itu, sebanyak 27 pegawai di salah satu instansi vertikal di Karanganyar juga terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka semua kini menjalani isolasi mandiri (isoman) dan masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG), karena kondisi fisiknya baik.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar Purwati menjelaskan, nakes di RSUD ditengarai tertular dari pasien Covid-19 yang dirawat.

Baca : Kerahkan 22 Outlet Wong Solo Grup untuk Membantu Bencana Banjir di Kalsel

“Sekitar 85 persen yang positif adalah yang bertugas di IGD. Ada dokter, perawat, dan sebagainya. Jadi ya kemungkinan tertular dari pasien. Mereka saat ini sudah menjalani isolasi mandiri,” jelasnya, Senin (18/1/2021).

Sedangkan untuk 27 pegawai salah satu instansi vertikal, Purwati menjelaskan, awalnya ada dua orang yang positif.

“Keduanya ini mobilitas tinggi, kaitannya dengan pekerjaan mereka. Setelah dua ini positif, dilakukan swab pada pegawai yang lain. Hasilnya, ada 25 pegawai yang positif. Tes swab masih berlanjut pada sebagian pegawai yang lain,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi penularan, kantor instansi vertikal tersebut ditutup total. Sebab, ada 50 persen pegawainya yang positif Covid-19.

Baca : 306 Warga Masih Bertahan di Pengungsian Kemalang

“Yang positif saat ini juga menjalani isolasi mandiri. Mereka OTG. Sebagian bukan warga Karanganyar. Kantor ditutup, sampai nanti yang OTG ini sembuh, juga sembari menunggu hasil swab sebagian pegawai,” katanya.

Jangan Abai

Dalam kesempatan tersebut, Purwati juga menjelaskan perkembangan pascapenutupan total layanan Puskesmas Kerjo sejak 13 Januari karena 32 pegawainya positif Covid-19.

Mulai Senin (18/1), layanan rawat jalan kembali dibuka dengan jam pelayanan antara pukul 07.00-11.00. Sedangkan layanan rawat inap, IGD dan bersalin masih menunggu perkembangan situasi, sebelum dibuka kembali.  

Baca : Listyo Sigit Prabowo Sosok Low Profile

“Tenaga yang positif tidak ada yang bergejala. Mudah-mudahan segera sembuh, sehingga layanan Puskesmas Kerjo kembali normal. Kondisi klinisnya sejauh ini baik, tidak ada yang dirawat di rumah sakit,” ujarnya. (Irfan Salafudin)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan