Peringatan Wali Kota : Vaksin Bukan Jalan Satu-satunya, 3M Tetap yang Utama

0
apbd-kota-solo
FOTO DIRI : Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO, suaramerdekasolo.com– Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan kasus covid-19 di Kota Solo meningkat karena imbas dari libur Natal dan tahun baru 2021.

Seperti yang diilansir di media online surakarta.go.id, hingga Senin (18/1/2021), ada sekitar 7.000 lebih kasus, tepatnya ada 7.055 warga Kota Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19. Rinciannya 1.980 orang melakukan isolasi mandiri (isoman), 4.445 orang sembuh, 294 orang rawat inap dan 336 orang meninggal dunia.

Wali Kota berharap, dengan adanya vaksin covid-19 akan meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. “Katanya kekebalan akan meningkat tiga kali lipat, sehingga masyarakat tidak mudah terpapar virus covid-19,” tegasnya saat dikonfirmasi media beberapa hari lalu.

Meski begitu, orang pertama di Pemkot Surakarta, juga menjelaskan vaksin covid-19 bukan jalan satu satunya. Untuk itu, masyarakat diminta agar tetap memerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. Sebab hal itu sebagai langkah utama untuk mencegah terpapar virus Covid-19.

Sebelumnya, Kota Surakarta telah terjadwal untuk melaksanakan vaksinasi pada tahap pertama bersama dengan dua daerah lain yaitu Kota Semarang, dan Kabupaten Semarang.

Pada tahap pertama tersebut, Kota Surakarta telah menerima 10.620 dosis vaksin untuk 10.609 orang tenaga kesehatan. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan