Hujan Abu Kembali Guyur Boyolali

0
merapi-meletus
MENEMPEL: Abu tipis menempel di dedaunan dan jalan di kawasan Desa Sruni, Kecamatan Musuk Boyolali (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Hujan abu kembali mnegguyur sejumlah kawasan di wilayah Kabupaten Boyolali. Hujan abu terjadi terkait dengan aktivitas Gunung Merapi yang masih terus menggeliat dengan meluncurkan awan panas.

Bahkan, hujan abu mengguyur wilayah Boyolali sejak Selasa (26/1)  malam. Wilayah yang diguyur hujan abu antara lain, wilayah di Kecamatan Musuk, Tamansari, Cepogo, Selo hingga Kecamatan Gladagasari serta Boyolali Kota.

Kepala Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari, Suwandi mengatakan, meski wilayah desanya hingga pukul 09.15 masih diguyur hujan abu tipis, namun warga tetap bekerja. Sejumlah warga juga gotong royong membersihkan material longsoran tanah yang menimbun akses jalan menuju Dukuh Songgobumi.

“Warga tetap kerja bakti, karena tadi malam ada longsor susulan,” katanya, Rabu (27/1).

Dijelaskan, hujan abu turun bersamaan dengan hujan gerimis. Sehingga secara kasat mata tidak terlihat. Hanya saja, dedaunan yang basah karena air hujan itu ketika diraba terasa kasar akibat abu vulkanik.

Selain mengguyur wilayah lereng Gunung Merapi sisi timur, hujan abu tipis juga terpantau mengguyur wilayah Boyolali Kota. Kendaraan yang diparkir ada diluar ruangan terlihat ada bintik-bintik putih abu vulkanik.

Salah seorang warga Ponco Budoyo, Boyolali Kota, Widodo Partono, mengatakan hujan abu tipis hingga pagi ini masih terjadi. Hujan abu terjadi disekitar Sunggingan, Boyolali Kota.

“Saya di kantor Bawaslu, memang ada hujan abu tipis sekali.”

Hujan abu juga terlihat di seputar Mako Satlantas Polres Boyolali. Abu vulkanik tampak mengotori kendaraan-kendaraan yang diparkir. Terdapat bintik-bintik putih pada badan kendaraan tersebut. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan