Covid-19, Waspadai Daerah Pelintasan

0
covid-19-boyolali
KESIAPAN DESA: Pangdam IV Diponegoro Mayjen Inf Bakti Agus Fadjri bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengecek kesiapan Desa/Kecamatan Banyudono mengantisipasi Covid-19.(suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Penyebaran Covid-19 di Boyolali masih terus diwaspadai. Utamanya di kawasan atau daerah pelintasan, seperti di Desa/Kecamatan Banyudono.

“Masih perlu diwaspadai terus,” kata Pangdam IV Diponegoro Mayjen Inf Bakti Agus Fadjri.

Ditemui wartawan usai meninjau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Desa/Kecamatan Banyudono, bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kamis (18/2/2021), dia mengungkapkan, dari pemantauan, sejumlah Posko PPKM mulai dari Semarang, Salatiga dan Boyolali ini sudah siap untuk menyikapi perkembangan Pendemi Covid-19.

Begitu juga di posko PPKM Desa Banyudono ini dinilai juga sudah cukup bagus dalam melakukan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Terbukti dari beberapa RT yang ada, hanya satu RT masuk dalam resiko rendah atau zona kuning penyebaran Covid-19.

Meski begitu, pihaknya tetap meminta seluruh aparat mulai dari Bhabinsa, Bhabinkamtimbas, Bidan desa, dan Perangkat serta kepala Desa untuk tetap waspada. Apalagi Desa Banyudono yang merupakan daerah perlintasan yang memungkinkan warga dari luar melintas atau masuk.

“Antisipasi sangat diperlukan. Mudah-mudahan kedepan lebih baik lagi.”

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menambahkan berdasarkan hasil evaluasi PPKM penyebaran Covid-19 di Jateng terus menurun. Begitu juga dengan zonasi Merah di Jateng juga terus berkurang jumlahnya.

“Kalau seluruh Jateng kemarin ada 1 desa yang zona merah, kini sudah tidak ada. Angka kesembuhan juga tinggi.”

Menurut Kapolda, semua itu tak lepas dari peran bersama masyarakat. Program berdikari seperti Program Jogo Tonggo, Jogo Warga, serta keberadaan kampung siaga sangat mendukung penurunan Covid-19.

“Memang program itu dari masyarakat kembali untuk masyarakat. TNI- Polri sebagai fasilitator,” tegasnya. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan