Penyelenggara Pemilu Boyolali-Klaten Disidang DKPP

0
sidang-dkpp-boyolali
SIDANG: DKPP menggelar sidang kedua terhadap penyelenggara pemilu dari Kabupaten Klaten. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang terhadap penyelenggara pemilu di Kabupaten Boyolali dan Klaten. Sidang digelar di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali, Senin (22/2/2021).

Sidang pertama adalah dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Komisioner KPU Boyolali. Sidang tersebut digelar tertutup.

“Jam 9, tadi kasus dugaan pelanggaran kode etik dari laporan masyarakat terhadap komisioner KPU Boyolali, soal perselingkuhan, kira-kira seperti itu,” kata anggota DKPP, Alfitra Salam sebelum sidang kedua.

Dijelaskan, Komisioner KPU Boyolali berinisial A, dilaporkan ke DKPP atas dugaaan perselingkuhan. Untuk itu DKPP menggelar sidang perkara dengan agenda pemeriksaan. Sidang Majelis memeriksa pengadu, teradu dan saksi-saksi.

Namun karena bukti-bukti yang diajukan belum lengkap, sehingga DKPP masih belum bisa menyimpulkan hasil sidang.

“Masih perlu sidang lanjutan. Kita DKPP belum berani memutuskan kalau bukti-buktinya belum lengkap,” lanjut Alfitra.

Meski belum menentukan lagi jadwal sidang berikutnya, namun pihaknya berjanji akan menggelar sidang lanjutan kasus ini dalam waktu dekat ini. Nantinya sidang lanjutan bisa digelar secara virtual atau kembali meminjam tempat di Kantor Bawaslu Boyolali.

Sementara dalam sidang Kedua, DKPP menyidang perkara nomor 22-PKE-DKPP/I/2021. Sidang kedua ini digelar terbuka. Tiga penyelenggara pemilu dari KPU Kabupaten Klaten dan seorang penyelenggara pemilu dari Bawaslu Kabupaten Klaten didudukan dalam perkara yang sama.

“Ketua dan satu anggota KPU Kabupaten Klaten, sekretaris serta anggota Bawaslu Klaten.”

Diungkapkan, perkara bermula aduan masyarakat karena ada anggota KPU Klaten yang tidak aktif karena sakit. Aduan masyarakat ini karena salah satu anggota KPU Klaten diduga tak melaksanakan tugas dengan penuh waktu pada 22 April-20 Juli 2020.

Kemudian, ketua KPU Klaten, dan sekretaris KPU Klaten serta Ketua Bawaslu Klaten juga diadukan karena diduga telah melakukan pembiaran anggota KPU tersebut. “ Agenda sidang hari ini, hanya pemeriksaan terhadap teradu.” (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan