Wartawan Bertugas di Sragen Divaksin Covid-19

0
vaksin-covid-19-sragen
VAKSIN WARTAWAN : Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes dr Agus Sudarmanto MKes memberikan vaksin untuk wartawan saat pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tahap II, di Aula Kantor UPTPK Setda Sragen, Rabu (24/2/2021).(suaramerdekasolo.com/Anindito AN)

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Vaksin Covid-19 untuk kalangan wartawan di Sragen, terlaksana sudah. Belasan wartawan media elektronik, cetak dan on-line yang bertugas di Kabupaten Sragen, menjalani vaksin Covid-19 Rabu (24/2/2021) di Kantor Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan kemiskinan (UPTPK) Setda Sragen.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes dr Agus Sudarmanto MKes yang menangani penyuntikan vaksin.

”Sakit nggak, bagaimana rasanya di vaksin Covid-19,” tanya Agus Sudarmanto sembari menyimak jawaban wartawan. ”Rasanya clekit saja dan pegal di lengan kiri,” tutur Said Masykuri wartawan Harian Kedaulatan Rakyat (KR) Yogyakarta yang bertugas di Sragen.

Satu persatu wartawan memberikan komentar. Agus sendiri yang memvaksin kalangan wartawan. Kepala Dinas Kesehatan Sragen dr Hargiyanto MKes mengatakan vaksinasi hari Rabu (24/2/2021) untuk kalangan ASN Pemkab Sragen, termasuk wartawan disiapkan 400 vaksin.

”Hari ini kami menyediakan 400 vaksin,” tutur Hargiyanto.

Vaksinasi untuk kalangan ASN, dilakukan bergiliran sejak Selasa (22/2/2021).

Diskrining

Sebelum divaksin, peserta wajib mengisi formulir dengan format skrining untuk menentukan layak atau tidak menerima vaksin. Setelah mengisi formulir peserta di cek suhu tubuhnya dan di tensi.

”Kalau cek suhu tubuh dan tensi tidak memenuhi persyaratan, maka batal dan mengikuti kesempatan lain,” tutur Hargiyanto. Setelah pengecekan awal beres, langsung didaftarkan dengan menyerahkan formulir beserta fotokopi KTP. Di meja berikutnya, calon yang akan divaksin di skrining dokter.

Bagi yang akan menerima vaksin tidak sedang terkonfirmasi dalam perawatan karena Covid-1 dalam waktu 14 hari terakhir.

Tidak sedang mengalami pilek, batuk atau nyeri sendi. Juga tidak mengalami hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dan dan asma.

Setelah lolos dari skrining yang bersangkutan langsung antre menjalani vaksin. Petugas vaksin digawangi Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Sragen dr Agus Sudarmanto MKes, dibantu Asisten Tri Susilowati, Arfiah dan Wiwik. Setelah divaksin, peserta harus beristirhat selama 30 menit untuk di observasi dan melihat gejala atau dampak paska divaksin.(Anindita)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan