Pimpinan MTA Ahmad Sukina Tutup Usia

0
ustadz-sukina-mta
BELA SUNGKAWA- Karangan bunda dari berbagai pihak berada di seputar Gedung MTA sebagai wujud ungkapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Pimpinan MTA, Drs Ahmad Sukina, pada hari Kamis (25/2/2021). (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdekasolo.com– Pimpinan Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Pusat, Drs Ahmad Sukina telah wafat, pada Kamis (25/2/2021) pagi, pukul 03.36 WIB.

Tokoh agama kharismatik yang mempunyai jutaan jamaah itu meninggal akibat serangan stroke mendadak. Akibat serangan stroke hingga menyebabkan kehilangan kesadaran tersebut, oleh keluarganya kemudian dibawa ke RSUD dr Moewardi. “Tim dokter sudah berjuang keras untuk memulihkan kesehatannya, namun jiwa ayahanda tidak bisa lagi diselamatkan,” jelas Muhammad Fathin Habibullah, putra almarhum disela pemberangkatan almarhum dari Gedung MTA menuju ke tempat pemakaman umum (TPU) Muslim Kaliboto, Karanganyar, Kamis (25/2).

Muhammad Fathin Habibullah menambahkan ayahnya tiba-tiba tidak sadarkan diri pada Rabu (24/2) siang. Keluarga kemudian membawanya ke RS dr Moewardi untuk mendapatkan perawatan.

“Keterangan dokter yang merawat, ayahanda mengalami gejala stroke. Padahal selama ini belum pernah ada gejala stroke, beliau tampak sehat-sehat saja,” kata Fathin.

Muhammad Fathin juga menjelaskan ayahnya masih sempat bercengkrama dengan keluarga pada Rabu pagi. Beberapa hari sebelumnya, Ahmad Sukina juga sempat mengisi pengajian secara daring.

“Sebelumnya sempat mengisi pengajian secara daring dan bercengkrama dengan keluarga,” jelasnya.

“Kami keluarga sangat kehilangan sosok beliau yang baik pada keluarga,” lanjut Fathin mengakhiri pernyataannya.

Atas berpulangnya tokoh MTA yang sangat berpengaruh itu, Gedung MTA di Jalan Ronggo Warsito dibanjiri karangan bunga sebagai bentuk ungkapan duka cita yang mendalam.

Karangan bunga sebagai ungkapan bela sungkawa berasal dari Walikota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar, dari sejumlah organisasi keagamaan seperti Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surakarta dan ucapan bela sungkawa juga berasal dari kalangan pengusaha, diantaranya Owner Wong Solo Grup, H Puspo Wardoyo dan lainnya. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan