Serangan Wereng Terjadi di Selogiri dan Eromoko

0
wereng-wonogiri
MEMANEN PADI : Sejumlah petani memanen padi di wilayah Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI- Serangan hama wereng cokelat terjadi pada sebagian persawahan di wilayah Kecamatan Selogiri dan Eromoko, beberapa pekan ini. Paling tidak ada sepuluh hektare sawah yang diserang hama tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan & Pangan) Kabupaten Wonogiri, Safuan mengatakan, serangan tersebut dilaporkan terjadi pada 16-28 Februari lalu. “Ada laporan serangan wereng di Selogiri dan Eromoko,” katanya, Rabu (3/3).

Pihaknya mencatat sembilan hektare tanaman padi di wilayah Kecamatan Selogiri dan satu hektare di Eromoko yang diserang hama tersebut. Sebagian besar serangan wereng dialami padi jenis Ciherang.

Hama wereng diperkirakan berasal dari daerah tetangga, seperti Klaten dan Sukoharjo. “Masih aman terkendali karena serangan hamanya tidak lebih dari 5% dari luasan tanaman,” katanya.

Luas persawahan yang ditanami padi di Kecamatan Selogiri mencapai 1.983 hektare, sedangkan di Eromoko terdapat 722 hektare sawah yang ditanami padi.

Pihaknya telah menurunkan petugas untuk memeriksa lokasi serangan wereng. Selanjutnya, mereka melakukan penyemprotan pestisida. Dia berpesan agar petani segera melapor kepada petugas apabila menjumpai serangan hama. Penanganan harus cepat dilakukan agar serangan hama tidak meluas.

Adapun persawahan yang sudah terlanjur diserang wereng dianjurkan agar dipanen lebih dini. Tujuannya untuk meminimalisasi potensi kerugian yang dialami petani.

Tinggalkan Pesan