Luweng Tersumbat, Enam Keluarga Mengungsi

0
luweng-wonogiri
MEMBERSIHKAN LUWENG : Sejumlah warga bekerja bakti membersihkan luweng di Dusun Brengkut, Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Kamis (4/3/2021). (suaramerdekasolo.com/Dok)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Sebuah luweng (saluran bawah tanah) di Dusun Brengkut, Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri tersumbat sampah. Akibatnya, delapan rumah di dusun tersebut terendam banjir, Rabu sore (3/3). Sebanyak enam keluarga di antara mereka terpaksa mengungsi.

Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, luweng tersumbat itu membuat air hujan tidak bisa dialirkan ke luar area, sehingga menimbulkan genangan banjir. “Ketinggian air mencapai 20-40 meter. Ada delapan rumah yang terdampak,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun, kerugian yang diderita mencapai jutaan rupiah. Pasalnya, hasil panen warga ikut rusak terendam banjir. “BPBD Wonogiri telah mendistribusikan logistik untuk penanganan bencana banjir,” ujarnya.

Camat Eromoko Danang Erawanto mengatakan, enam keluarga sempat mengungsi selama satu malam. Mereka berani kembali keesokan harinya setelah banjir surut.

Kondisi sekitar luweng saat ini sudah mulai aman. Namun, beberapa warga masih tinggal sementara di kerabat terdekat mereka karena perabotan keluarga dan kasurnya basah. “Yang anak kecil pilih mengungsi dulu ke rumah saudara,” terangnya.

Menurutnya, banjir disebabkan luweng tersumbat sampah, sehingga tidak mampu mengalirkan air hujan yang turun dengan debit besar. Sejumlah warga kini bekerja bakti membersihkan luweng dari sampah.

Dia mengungkapkan, Dusun Brengkut berada pada sebuah lembah di wilayah pegunungan. Adapun luweng menjadi salah satu saluran untuk mengalirkan air hujan ke luar lembah. “Ini banjir pertama. Sebelumnya tidak pernah banjir,” katanya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan