Pembuhunan di Hotel Syailendra, Korban Ditusuk 5 Kali dan Leher Disayat

0
pembunuhan-magelang
Pelaku pembunuhan berinisial US berikut barang bukti yang diamankan petugas di Polres Magelang, Sabtu (6/3/2021). (suaramerdekasolo.com/dokumentasi)

MAGELANG, suaramerdekasolo.com– Kasus pembunuhan yang diduga bermotif sakit hati terjadi di Magelang. Pihak kepolisian tengah menangani kasus yang cukup menghebohkan tersebut.
Pembunuhan itu terjadi di Hotel Syailendra Jl. Syailendra Raya II No. 27, Sriyasan, Wringinputih, Kec. Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (6/3/2021).

Dikemukakan Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba, S.I.K., M.Si. Pelaku berinisial US (21), Buruh Alamat di Dusun Jarakan Rt.001/Rw.007 Desa Girirejo Kec. Tempuran Kab. Magelang, dan korban bernama Suparno (44) Pekerja swasta warga Tempuran Kabupaten Magelang. 

Berdasar keterangan pers diketahui kronologi kejadian bermula pada Jumat (5/3/2021)  korban masuk ke dalam kamar hotel Saylendra Borobudur beberapa saat kemudian pelaku masuk menyusul ke dalam kamar.

“Hubungan antara pelaku dan korban adalah rekan kerja, tersangka diajak oleh korban dan dijemput ke rumahnya  untuk ke hotel dengan tujuan untuk membicarakan permasalahan tersangka dengan puteri korban ” kata Kapolres.

Setelah terjadi pembicaraan antara korban dan pelaku pada Sabtu (6/3/2021). Sekitar pukul 05.00 Wib, pelaku dan korban terlibat cekcok dan pelaku mengambil pisau dari balik pakaian pelaku dan melakukan penusukan sebanyak lima kali.

Tak sampai disitu pelaku juga menyayat leher korban yang menyebabkan korban meninggal. Salah satu saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Magelang. Mendapat laporan adanya pembunuhan di Hotel Syailendra, Tim Resmob Polres Magelang mendatangi lokasi  dan ternyata benar bahwa telah terjadi pembunuhan.

” Ini sebagai Pelayanan hukum kami Polres Magelang dalam menindak lanjuti adanya seseorang melaporkan  bahwa ada kejadian pembunuhan,” jelas Kapolres

Setelah melakukan penusukan pelaku menyerahkan diri ke Polres Magelang, Kasus ini lalu segera di tindak lanjuti penyelidikan dan penyidikanya. Kini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Magelang dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Dalam kasus ini pelaku dijerat sesuai pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman penjara paling lama lima belas tahun. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan