Hujan Abu Landa Lereng Timur Merapi

0
abu-merapi
PETIK CABAI: Hujan abu tak menyurutkan seorang petani untuk tetap memetik cabai di ladang miliknya di Desa Sruni, Kecamatan Musuk. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Hujan abu tipis terjadi di desa sisi timur Gunung Merapi, Senin (8/3). Hujan abu tersebut terkait dengan aktifitas awan panas guguran Gunung Merapi.

Hujan abu tipis terpantau terjadi di Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari. Abu vulkanik dari Gunung Merapi itu tampak menempel di dedaunan. Secara sekilas memang tak terlihat, tetapi ketika didekati baru kelihatan ada bintik-bintik putih yang merupakan abu vulkanik. 

Selain melanda wilayah Desa Mriyan, hujan abu juga terpantau di  Desa Sruni, Kecamatan Musuk. Namun hujan abu di Desa Sruni yang lokasinya disebelah timur Desa Mriyan ini lebih tipis lagi. Bintik-bintik putih abu vulkanik terlihat menempel di dedaunan.

“Memang terjadi hujan abu tapi tipis sekali,” ujar Kades  Mriyan, Suwandi.  

Seorang warga Desa Mriyan, Nuraini, mengatakan hujan abu terjadi sekitar pukul 07.30. Namun tipis sekali. Hujan abu terasa saat diluar ruang membuat mata kelilipan dan terasa pedih. Sehingga dia pun kembali masuk ke rumah.

“Abunya tipis sekali. Kelihatan menempel di daun-daun dan jika kena mata rasanya pedih.”  

Warga lainnya, Ngatemin, menambahkan hujan abu hanya berlangsung sebentar. Hujan abu tipis ini pun tidak sampai mengganggu aktivitas warga. Warga tetap pergi bekerja ke ladang atau pergi ke pasar.

“Yang petani tetap ke ladangnya, untuk mengurus tanaman sayur. Yang beternak ya mencari rumput sebagai pakan ternaknya.” (Joko Murdowo)

Tinggalkan Pesan