Helmy Yahya Penuhi Undangan Pengusaha Kuliner Puspo Wardoyo

0
outlet-makanku
NGOBROL SANTAI- Owner Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo bersama Helmy Yahya yang gencar mempromosikan makanan siap saji MakanKu saat ngobrol santai di Outlet MakanKu Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Solo, Minggu (28/3/2021) malam. (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

*Presenter Ibukota Kagum Produk MakanKu

SOLO, suaramerdekasolo.com– Mantan Direktur Utama (Dirut) TVRI, Helmi Yahya secara khusus datang ke Solo untuk mengunjungi pabrik MakanKu, di Cemani, Grogol, Minggu (28/3/2021).

Kunjungan tersebut sebagai wujud untuk memenuhi undangan pengusaha kuliner kondang Ayam Bakar Wong Solo, Puspo Wardoyo.

Sebelumnya Puspo Wardoyo diundang ke YouTube channel milik Helmi Yahya untuk mereview kehidupan bisnis pengusaha kuliner sukses yang memiliki 386 outlet di seluruh Indonesia, di Malaysia maupun di Jeddah tersebut. Perbincangan hangat dan seru itu, mengantarkan Helmi Yahya untuk dapat melihat langsung proses pembuatan produk MakanKu milik Puspo Wardoyo.

“Kedatangan saya untuk memenuhi undangan dari Pak Wardoyo, tadi saya juga sudah berkunjung ke pabrik MakanKu,” jelas Helmi Yahya di outlet Makanku Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Minggu malam.

Adapun tayangan YouTube Helmi bersama Puspo Wardoyo sendiri telah ditayangkan 6 hari lalu dan sudah ditonton lebih dari 30.000 kali penayangan.

Ketika berada di outlet makanan siap saji MakanKu, Mantan presenter Hexagon War itu juga mengatakan bahwa di MakanKu terdapat sekitar 100 menu dengan berbagai varian sehigga membuat bisnis kuliner tersebut memiliki potensi untuk mendunia. Cara pembuatan yang higenis dan modern menambah nilai plus pada bisnis ini.

“Dari Solo kita mendunia, karena makanan Indonesia enak-enak, tinggal kita melakukan promosi, variasi, dan sosialisasi makanan Indonesia,” terang kakak kandung Tantowi Yahya itu.

Bisnis kuliner seperti makanan siap saji MalanKu, lanjut Helmy Yahya, patut dicontoh karena membuat kuliner Indonesia bisa bersaing dengan negara lain yang menerapkan Strategi Gastro Diplomacy seperti negara Korea dan Thailand.

“Ini perusahaan asli dari Solo, dan kami ingin IBO (Independent Bussines Owner), jangan hanya perusahaan luar saja yang IBO, kita juga harus bisa,” tandasnya.

Terkait produk Makanku dibawah bendera perusahan kuliner PT Halalan Thayyiban milik Puspo Wardoyo menjadi Tbk, Helmy Yahya mengatakan hal itu bisa saja terjadi.

Nah untuk membantu mempromosikan produk Makanku Go Internasional, Helmy Yahya mengatakan akan lebih sering ke Solo ataupun melakukan pertemuan dengan Puspo Wardoyo.

“Ini potensi sekali untuk mengenalkan masakan-masakan khas Indonesia di negara-negara Eropa, Amerika maupun negara lainnya,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Puspo Wardoyo menambahkan pihaknya meminta bantuan Helmi Yahya untuk memasarkan MakanKu Go Internasional.

“Untuk memasarkan produk kuliner lokal, kita perlu bantuan dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah,” jelasnya.

Untuk pengembangan bisnis kuliner terutama para pedagang yang mempunyai cita rasa khas, seperti sate, tengkleng, soto, nasi liwet hingga bermacam menu khas Solo, kata Puspo Wardoyo, telah dibantu untuk pengemasannya yang bisa awet atau bertahan cukup lama, seperti makanan siap saji MakanKu. “Ada 100 menu makanan khas nusantara, termasuk jenis makanan khas Solo sudah kita siapkan untuk dipasarkan. Masih ada beberapa jenis makanan yang perlu mendapat izin dari BPOM,” urai owner Wong Solo Grup tersebut. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan