Larangan Mudik Butuh Ketegasan dan Solusi Kebijakan

0
larangan-mudik-wonogiri
MENUNGGU BUS : Para penumpang menunggu bus di Terminal Induk Giri Adipura, Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo berpendapat larangan mudik hendaknya diikuti dengan ketegasan, solusi dan kebijakan turunan yang terintegrasi. Jika hanya melarang mudik tetapi tidak diikuti dengan kebijakan turunan yang terintegrasi, maka hasilnya tidak akan maksimal.

“Implementasi larangan mudik tidak perlu dijadikan perdebatan. Kita sudah punya media pembelajaran selama setahun lebih. Yang dibutuhkan adalah ketegasan sekaligus opsi solusi dan kebijakan turunan yang terintegrasi,” katanya, Senin (29/3).

Menurutnya perlu kebijakan-kebijakan turunan, seperti kebijakan terhadap infrastruktur pendukung serta kebijakan yang mengatur operasional bus dan moda transportasi lainnya.

“Bicara kebijakan, tentu ada konsekuensi logis. Misalnya kebijakan terhadap pengusahanya seperti apa, kebijakan untuk kru yang terlibat bagai mana. Itu yang perlu dideklarasikan lebih awal,” ujarnya.

Hal-hal itu menurutnya harus segera disusun agar kebijakan larangan mudik bisa sukses secara substansi. “Kalau hanya dilarang mudik tanpa ada kebijakan yang terintegrasi, ya mohon maaf. Kita punya pengelaman tahun lalu, seperti PSBB, lockdown, PPKM Mikro dan lain-lain,” imbuhnya.

Di sisi lain, mudik gratis lebaran mendatang juga ditiadakan. Kebijakan mudik gratis juga ditiadakan pada lebaran tahun lalu karena pandemi virus corona (Covid-19). “Mudik gratis diadakan karena melihat masyarakat Wonogiri banyak merantau. Kalau kondisi sudah normal ya kami jalankan lagi,” katanya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan