Bank Jateng Wonogiri Salurkan CSR untuk 133 RTLH

0
bank-jateng-wonogiri
MENYERAHKAN BANTUAN : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan CSR Bank Jateng untuk 133 RTLH kepada Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo disaksikan Dirut Bank Jateng Supriyatno di halaman pendapa Kabupaten Wonogiri, Sabtu (10/4/2021). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Bank Jateng menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) seniai Rp 1.995.000.000 untuk perbaikan 133 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Wonogiri. Bank Jateng juga memberikan mobil Toyota Fortuner untuk kendaraan dinas Pemkab Wonogiri.

Penyerahan CSR digelar di halaman pendapa Kabupaten Wonogiri, Sabtu (10/4). Acara tersebut juga dirangkai dengan peresmian Coworking Space di Bank Jateng Cabang Wonogiri dan Gowes Bersama Gubernur Jateng di Wonogiri.

Kegiatan dihadiri oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng Supriyatno bersama jajarannya, dan Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo. Acara juga diikuti secara virtual oleh berbagai kota/kabupaten di Provinsi Jateng.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, upaya pengentasan kemiskinan harus didukung seluruh pihak karena APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten saja tidak cukup. “RTLH masih banyak, belum yang kena bencana dan lain-lain. Kita musti main keroyokan. Salah satunya CSR Bank Jateng, kami juga punya Baznas. Bantuan RTLH ini bagian untuk mengentaskan kemiskinan,” katanya.

Selain itu, upaya pengentasan kemiskinan bisa dilakukan dengan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Adapun perbankan juga berperan membantu UMKM agar bisa berdikari dan meningkatkan kualitas mereka.

“Bagai mana memberdayakan UMKM? Dengan dikasih kail dan ikan pada tahap awal. Dikasih pelatihan, dikasih skill, dikasih “ikan” sedikit agar kuat mengangkat kail,” katanya saat meresmikan Coworking Space di Bank Jateng Cabang Wonogiri.

Dia mencontohkan, tiwul biasanya dijual secara tradisional. Namun jika dikemas dengan baik, mendapatkan akses permodalan, dan diberi pelatihan agar memenuhi standar kualitas, tiwul akan mempunyai nilai tambah. “Itu contoh upaya agar masyarakat miskin atau UMKM bisa mandiri,” ujarnya.

Adapun perbankan juga bisa berperan seperti yang dilakukan Bank Jateng dengan membuat Coworking Space. Sehingga UMKM yang mendapatkan masalah bisa datang untuk berkonsultasi.

“Bank Jateng pasti ada konsultasi akses permodalan, skema kreditnya banyak. Ada pelatihan pengemasan dari Pemerintah Provinsi dan ada workshop desain produk. Agar UMKM bisa berdikari,” terangnya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng Supriyatno mengatakan, dalam masa pandemi ini Bank Jateng justru menunjukkan daya tahannya. Pertumbuhan kredit terus menunjukkan perkembangan positif hingga di atas 5%.

Pandemi menurutnya memang mengganggu ekonomi nasional. Namun daya tahan ekonomi daerah khususnya UMKM sudah teruji. “Sekarang bagai mana Bank Jateng mendampingi memfasilitasi percepatan aktivitas UMKM tanpa mengurangi kualitas,” katanya.

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo sangat mengapresiasi Bank Jateng yang telah memberikan mobil Fortuner untuk Pemkab Wonogiri dan CSR untuk 133 RTLH. “Harapannya Bank Jateng semakin profesional, mampu memberdayakan UMKM dan ikut Go Sesarengan Mbangun Wonogiri,” katanya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan