Tanam Pohon untuk Konservasi Tanah dan Air, PT Indaco Warna Dunia Peringati Hari Air Sedunia 2021

0
indaco-sragen1
TEBAR BENIH IKAN: Bupati Kusdinar Unntung Yuni Sukowati naik perahu melakukan tebar benih ikan dan mengetahui kondisi Embung Ngepringan, Jenar, saat peringatan Hari Air Sedunia 2021 pada Sabtu (10/4/2021)

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Sebagai salah satu bentuk kepedulian dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup, PT Indaco Warna Dunia turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Air Sedunia tahun 2021 yang dilaksanakan di Embung Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen pada Sabtu (10/4). Kegiatan diisi dengan penanaman pohon konservasi air dan penebaran bibit ikan oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati (Wabup) Dedy Endriyatno.

Bupati Yuni menyambut baik kegiatan peringatan Hari Air Sedunia di Embung Ngepringan tersebut. Pasalnya, kegiatan penanaman pohon dan penebaran benih ikan itu bertujuan untuk konservasi tanah dan air, supaya Embung Ngepringan bisa terus dimanfaatkan. “Kalau embung ini tidak kita rawat, jaga dan pelihara tentu nanti kemanfaatannya bisa semakin berkurang,” kata Yuni.

Penanaman pohon konservasi dimaksudkan agar ketersediaan air bisa selalu ada. Di areal Embung Ngepringan terdapat lahan milik PT Perhutani yang antara lain ditanami jagung. Selain itu, beberapa instansi pemerintah dan perusahaan seperti PT Indaco Warna Dunia juga mengirimkan beraneka bibit tanaman konservasi dan produktif, sebagai bagian dari corporate social responsibility (CSR) atau tanggungjawab sosial perusahaan. “Semoga bermanfaat betul bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Project Manager CSR PT Indaco Warna Dunia Zahra Nur Fatma menyampaikan, keikutsertaan mereka dalam kegiatan Hari Air Sedunia 2021 di Sragen sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup. Selain menyerahkan bantuan 100 bibit jambu air, PT Indaco Warna Dunia juga memberikan pendampingan dalam pemanfaatan Embung Ngepringan.

“Untuk Embung Ngepringan kami juga ada pendampingan, bersama dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Tengah dan DPUPR Sragen,” jelas Zahra. Tanaman jambu air dipilih, karena selain bermanfaat untuk konservasi air juga merupakan tanaman produktif, yang hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat. Apalagi warga di sekitar Embung Ngepringan lebih senang adanya tanaman produktif  daripada tanaman kayu.

indaco-sragen-2
POHON PENGHIJAUAN: Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati disaksikan Wabup Dedy Endriyatno menanam pohon penghijauan, saat peringatan Hari Air Sedunia 2021, yang dilaksanakan di Embung Ngepringan, Jenar pada Sabtu (10//2021

“Harapannya memang tidak hanya pelestarian lingkungan saja tetapi juga ada pemberdayaan warga disekitar,” tandas Zahra. Dia menandaskan, dari apa yang telah dilakukan di Sragen diharapkan ada Kampung Harmoni di wilayah Kabupaten Sragen, yang menjadi kampung binaan PT Indaco Warna Dunia, yang sudah memilikinya di wilayah Kabupaten Karanganyar, yang merupakan wilayah ring satu perusahaan.

Selama ini Kabupaten Sragen adalah wilayah ring dua PT Indaco Warna Dunia, sehingga pihaknya sedang menyusun konsep dimana diharapkan bisa mewujudkan Kampung Harmoni di wilayah ring dua perusahaan. Apalagi selama ini wilayah Kabupaten Sragen memiliki lahan kritis.

Zahra juga mengungkapkan, sebelumnya, PT Indaco Warna Dunia juga sudah memberi bantuan dan pendampingan di Desa Dawung berupa tanaman empon-empon. Yakni pemanfaatan lahan di bawah tegakan serta tanaman konservasi air serta pembuatan sumur resapan air. “Kami memiliki program yang berkesinambungan dalam keikutsertaan dalam pelestarian lingkungan hidup,” tegas Zahra.

Kepala Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sragen Marija mengatakan, Embung Ngepringan berada di Dusun Pungkruk, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar. Luas arealnya total 10 hektare dan mampu menampung air sebanyak 770.000 m3. Embung itu berperan penting untuk program penanggulangan krisis air bersih di wilayah Ngepringan dan sekitarnya dengan pendekatan swakarsa. (Basuni Hariwoto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan