GP Ansor Tebarkan Konten yang Sejuk dan Rahmah

0
gp-anshor-jateng
WORKSHOP- Para pembicara dalam kegiatan workshop jurnalistik dan teknologi informasi yang digelar PW Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jateng di The Sunan Hotel, Jumat-Sabtu (16-17/4/2021) (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

*Merebaknya Paham Radikalisme di Medsos

SOLO, suaramerdekasolo.com– Syiar yang Rahmatan lilalamin melalui media sosial (medsos) suatu keharusan yang harus dijalani di era digital seperti sekarang ini.

Nah pentingnya dakwah melalui medsos tersebut menjadi bahasan menarik dalam acara workshop Jurnalistik dan Teknologi Informasi yang digelar Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jateng pada hari Jumat-Sabtu (16-17/4/2021).

Kegiatan selama dua hari itu diadakan di The Sunan Hotel Solo. Harapannya kegiatan tersebut bisa menjadi bagian dari ikhtiar dalam penyebaran konten agama yang positif untuk masyarakat luas.

“Ada 35 peserta workshop dari berbagai daerah di Solo Raya. Mereka digembleng untuk menjadi penyebar konten di medsos yang sejuk dan rahmah,” jelas Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Wakil PW GP Ansor Jateng Bidang Media & TI, Muhammad Nur Huda.

Lebih jauh Nur Huda mengatakan peserta kegiatan adalah para kader Ansor yang memiliki latar belakang bidang Media & Cyber Ansor dari masing-masing cabang di Solo Raya.

“Kegiatan ini sekaligus menyiratkan untuk memberi pesan ke media sosial, sebab medsos yang selama ini berkembang potensial menjadi media pembelajaran terorisme,” imbuh Solahuddin Aly, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Jumat (16/4).

Menurutnya, media sosial menjadi salah satu upaya untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak terpecah belah, walaupun penyebaran paham radikal juga bisa dilakukan melalui dunia maya.

Gus Solah, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa pesan konten sejuk atau rahmah tidak melulu soal dalil, namun bisa juga terkait anugerah Allah.
Dia menambahkan siapapun bisa menjadi agen kesejukan di media sosial. Sebab, orang-orang juga bisa menyebarkan pesan dari guru atau kiai di sekitarnya dan mengunggahnya di media sosial.

“Bagaimana kerukunan yang ada di Indonesia tercapai. Bagaimana hal baik terkait persaudaraan dan kemanusiaan bisa dikampanyekan terus menerus karena itu bagian dari rahmatan lilalamin,” tambahnya.

Gus Solah juga menegaskan perlu para kader Ansor untuk membuat konten yang baik di media sosial, karena beberapa konten di medsos ada yang mengajarkan tentang fanatisme hingga paham radikalisme.

Kegiatan workshop jurnalistik itu rupanya menjadi perhatian dari Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.

Gibran yang datang ke acara memberi dukungan penuh atas kegiatan tersebut. Dia juga berpesan agar semua panitia dan peserta tetap menaati protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung. Sebab, Kota Solo tengah gencar-gencarnya menyelenggarakan vaksinasi Covid-19.

“Jangan lupa protokol kesehatan. Kami ini sedang gencar vaksinasi. Ini vaksinasi cukup baik, cukup ngebut,” tandas Putra Sulung Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) itu. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan