Slalom di Jalan Raya, Mobil Jazz Disita

0
mobil-jazz-ugal-ugalan
DISITA- Mobil Honda Jazz warna putih yang dipakai ngedrift di Jalan Jenderal Sudirman diamankan dan disita petugas di halaman parkir Mako 2 Polresta Surakarta, Jalan Slamet Riyadi No 1, Gendengan, Solo Selasa (20/4/2021). (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdekasolo.com– Satlantas Polresta Surakarta menindak tegas pengemudi mobil yang ngedrift di jalan raya.

Ini terbukti dengan menyita mobil Honda Jazz warna putih yang dipakai ngedrift di Jalan Jenderal Sudirman (Jensud), Senin (19/4/2021).

“Kami tidak hanya menyita mobil, pengemudinya juga kami periksa dan dijerat 4 pasal tentang penindakan tilang,” tegas Kasatlantas, Kompol Adhityawarman Gautama Putra, Selasa (20/4).

Diungkap Kasat, aksi ugal-ugalan dengan cara mobil Honda Jazz diputar-putar berkali-kali di Jalan Jensud, Senin (19/4/2021) pagi.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas tidak butuh lama untuk mengidentifikasi mobil dan drivernya. Pagi kemarin, pengemudi mobil yakni Adi Saputra,(26) warga Kota Solo telah diketahui lalu diperiksa oleh unit Gakkum Satlantas Polresta Surakarta.

Dalam pemeriksaan, driver sengaja melakukan itu untuk aksi dan biar terkenal dengan unggahan di media sosial (medsos).

Adapun mobil yang dipakai ngedrift bukan miliknya, melainkan milik temannya yang bernama Putra Mahendra yang juga warga Solo.

Ditambahkan mantan Perwira Paminal Polda Jateng tersebut, Honda Jazz D 1308 VBZ milik Putra Mahendra dipinjam Adi Saputra untuk membeli rokok dan santap sahur. Namun saat pulang, mobilnya dipakai putar-putar di kawasan Jensud.

Aparat kepolisian sudah mengecek urine pengemudi, hasilnya negatif narkoba dan tidak terpengaruh minuman keras. Aksi itu dilakukan dengan sadar.

Dalam kasus ini, lanjut Kasat, pengemudi dikenai sanksi tilang yakni Pasal 283, 286, 287, dan 311 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Menurutnya, pengemudi tidak dikenai sanksi pidana karena aksi itu bukan merupakan tindak pidana kebut-kebutan dijalan atau balapan liar. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan