7.288 Pelamar Ikuti Wonogiri Virtual Job Fair

0
virtua-job-wonogiri
MEMBUKA LOWONGAN : Sejumlah perusahaan membuka stan lowongan pekerjaan pada Wonogiri Virtual Job Fair 2021 di GOR Giri Wahana, Kabupaten Wonogiri, Senin (24/5/2021). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 7.288 pelamar mengikuti Wonogiri Virtual Job Fair yang diadakan di Gedung Giri Wahana, Kabupaten Wonogiri, Senin (24/5). Mereka berusaha mendaftar pada 32 perusahaan yang membuka 127 lowongan di Job Fair tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Wonogiri Ristanti mengatakan, dari 7.288 pelamar tersebut, jumlah lamaran yang masuk sebanyak 7.429 lamaran. “Ada satu anak mengirim lebih dari satu lamaran,” katanya.

Menurutnya, angka tersebut masih disayangkan karena pelamar yang masuk tidak sampai 10.000 orang. “Mungkin karena informasi yang kurang komprehensif dan kurang lama, meskipun kami sebenarnya sudah menginformasikan sebulan lalu. Mungkin juga karena keterbatasan sarana teknologi informasi di pelosok daerah,” terangnya.

Job Fair digelar untuk mengurangi penganggruran karena ada ketidakseimbangan antara lowongan dengan jumlah pencari kerja. Untuk mengurangi angka pengangguran itu pihaknya melaksanakan Job Fair.

Dia menerangkan pandemi virus corona (Covid-19) membuat banyak perusahaan yang tutup, mengurangi pekerja, atau sekedar bertahan. Alhasil angka pengangguran meledak. Bahkan pada 2020 lalu pihaknya nyaris tidak melakukan penempatan tenaga kerja.

Dia mengakui terjadi peningkatan pengangguran di Wonogiri, namun tidak terlalu tinggi. Jumlah penduduk usia kerja di kabupaten tersebut sebanyak 78.177 orang dengan jumlah
angkatan kerja sebanyak 58.273 atau
tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 74,69%.

Tingkat pengangguran tahun 2019 di wonogiri sempat menyentuh 2,54% dan merupakan yang terendah se-Jateng. Namun tahun 2020 tingkat penganggurannya naik menjadi 4,27% atau sebanyak 24.868 orang. Angka itu masih di bawah angka pengangguran Jateng dan nasional.

Tahun 2021 ini, jumlah pengangguran diperkirakan bertambah dengan adanya lulusan baru SMK sekitar 7.000 anak dan lulusan SMA yang tidak meneruskan ke perguruan tinggi sebanyak 2.000 anak. “Sehingga jumlah pengangguran bertambah menjadi sekitar 30.000 orang,” terangnya.

Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, Job Fair dilaksanakan secara virtual karena dalam pandemi Covid-19. Pihaknya berharap kegiatan itu dapat dimanfaatkan dengan baik. “Sangat banyak perusahaan terdampak Covid-19 sehingga sangat sedikit lowongan. Saya minta dinas terkait berinovasi untuk membuka pintu lowongan kerja. Sedangkan bagi yang tidak berminat mengisi lowongan kerja, membentuk kelompok wira usaha baru,” katanya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan