Mengenal Kadal Bearded Dragon (Pogona): Sang Penguasa Teritorial dari Dunia Reptil

SUARAMERDEKASOLO – Bearded Dragon, atau yang sering juga disebut dengan nama ilmiahnya Pogona, adalah salah satu jenis reptil yang populer di kalangan pecinta hewan eksotis. Kadal ini berasal dari padang pasir dan semak belukar di Australia, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia sebagai hewan peliharaan.

1. Asal-Usul dan Habitat Alami

Pogona merupakan genus yang terdiri dari beberapa spesies, di mana Bearded Dragon (Pogona vitticeps) adalah yang paling sering dijumpai di kalangan pecinta reptil. Nama “Bearded” atau “berjenggot” berasal dari deretan duri yang menyerupai jenggot di sekitar leher mereka. Di habitat aslinya, kadal ini hidup di area yang kering dan panas, mereka adalah penghuni yang tangguh di lingkungan yang keras.

2. Ciri Fisik dan Perilaku

Bearded Dragon memiliki ciri khas berupa sisik-sisik yang tajam di sekitar kepala, leher, dan tubuhnya. Panjang tubuhnya bisa mencapai 60 cm termasuk ekor. Warna mereka bervariasi, dari coklat muda hingga oranye dan merah, yang berguna untuk kamuflase atau mengatur suhu tubuh.

Salah satu perilaku menarik dari Bearded Dragon adalah kemampuannya dalam berkomunikasi melalui isyarat. Mereka akan mengangguk atau mengibaskan ekor sebagai bentuk interaksi, baik dalam konteks sosial maupun teritorial. Kadal ini juga dikenal karena kemampuannya untuk “berjemur,” yakni berbaring di bawah sinar matahari untuk memanaskan tubuhnya.

3. Pola Makan

Bearded Dragon adalah omnivora, di alam liar, mereka akan memakan serangga, bunga, daun muda, dan buah-buahan. Sebagai peliharaan, diet mereka bisa terdiri dari jangkrik, cacing, dan sayuran hijau. Penting bagi pemilik untuk memastikan diet yang seimbang agar kadal ini tetap sehat.

4. Perawatan sebagai Hewan Peliharaan

Menjadi pemilik Bearded Dragon berarti berkomitmen untuk menyediakan habitat yang sesuai, yang meliputi pemanas, UVB light untuk sintesis vitamin D, serta substrat yang aman untuk mereka. Kebersihan kandang juga penting untuk mencegah penyakit.

5. Reproduksi dan Pertumbuhan

Bearded Dragon dapat berkembang biak dengan bertelur. Betina bisa menghasilkan antara 20 hingga 30 telur per klats, dan inkubasi berlangsung sekitar 60 hingga 70 hari. Anak kadal memerlukan perawatan ekstra dan diet yang kaya akan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan mereka yang cepat.

6. Interaksi dengan Manusia

Salah satu alasan Bearded Dragon menjadi populer adalah karena sifatnya yang tenang dan bisa dijinakkan. Mereka dikenal ramah dan bisa menikmati interaksi dengan manusia, termasuk membiarkan diri dipegang dan duduk di bahu pemiliknya.

7. Konservasi dan Status

Sementara Bearded Dragon tidak menghadapi ancaman kepunahan yang serius, perdagangan ilegal dan kehilangan habitat di Australia menjadi perhatian. Penting bagi calon pemilik untuk memastikan bahwa mereka membeli hewan dari sumber yang bertanggung jawab dan legal.

Kesimpulan

Bearded Dragon adalah makhluk yang menarik dan kompleks, dengan kebutuhan khusus yang harus dipenuhi agar mereka bisa berkembang. Keunikan perilaku dan adaptasi mereka terhadap lingkungan yang keras menjadikan mereka subjek yang menarik baik untuk dipelajari maupun dijadikan teman di rumah. Dengan perawatan yang tepat dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan mereka, Bearded Dragon bisa menjadi hewan peliharaan yang memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pemiliknya.