Wali Kota Solo : Minum Air Putih Yang Banyak, Dimbun-mbunke Neng Dhuwur Gendheng

SOLO, suaramerdekasolo.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Surakarta diperpanjang sampai tanggal 8 Februari 2021. Hal ini telah resmi diumumkan melalui Surat Edaran Wali Kota Surakarta Nomer 067/136 yang diterbitkan hari ini (26/01/2021).

Tindakan tersebut guna menindaklanjuti surat edaran yang sebelumnya telah dikirimkan oleh Gubernur Jawa Tengah kepada seluruh Bupati/Wali Kota terkait pelaksanaan PPKM jilid 2. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ganjar pada hari senin (25/1) dikantornya.

Pada SE terbaru yang di terbitkan Pemkot Surakarta ini sedikit berbeda dengan SE yang dikeluarkan sebelumnya. Salah satu perbedaan yang nampak yaitu terkait dengan jam operasional ritel dan pusat perbelanjaan. Bagi usaha ritel, jam operasional dikembalikan seperti semula, sedangkan jam operasional pusat perbelanjaan modern diakhiri pukul 20.00 WIB. Sebelumya jam operasional pusat perbelanjaan modern diharuskan tutup pukul 19.00 WIB.

Terkait PPKM tahap 1 yang telah terlaksana di wilayah Surakarta kemarin, Wali kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan jumlah kasus sudah menurun.

“Total kasus 14 hari pasca natal dan taun baru (nataru) ada 96, pada PPKM jilid 1 kemarin kasusnya sudah turun menjadi 74, kalau hari ini kasusnya kurang dari 50, bisa dikatakan PPKM tahap 1 berhasil” Tuturnya disela memberikan arahan penanggulangan penyebaran Covid-19 di lingkungan pendidikan kepada Kepala sekolah SMA, SMK dan SLB di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Surakarta, selasa (26/1/2021).

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Solo juga memberikan salah satu tips untuk mengusir virus covid-19, yaitu dengan meminum air putih yang dalam bahasa jawa disebut di mbun mbunke. “Air putih dimasukkan kedalam gelas atau kendi, lalu di letakkan di halaman nek ora neng nduwur gendheng (kalau tidak diatas genteng) semalaman, setelah pagi itu diminum sampai habis” Ujarnya.

Ia mengaku telah melakukan kegiatan tersebut di setiap harinya.

“Diminum jangan berhenti, untuk melatih pernafasan” Pungkasnya. (Sri Hartanto)

Recent Posts

APBD Solo 2024 Seret! Pendapatan Lain-Lain Baru Tembus 2,6%

suaramerdekasolo.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Solo tahun 2024 menghadapi tantangan serius.…

14 jam ago

Program Koperasi Merah Putih: Upaya Pemkot Solo Tingkatkan Ekonomi Warga di 54 Kelurahan

suaramerdekasolo.com - Pemerintah Kota Solo secara aktif memperkenalkan Koperasi Merah Putih kepada warga di 54…

2 hari ago

Status Khusus Untuk Solo? Keraton Surakarta Akhirnya Buka Suara

suaramerdekasolo.com - Wacana menjadikan Kota Solo sebagai Daerah Istimewa kembali mencuat ke permukaan. Menanggapi isu…

3 hari ago

Perkembangan Terbaru UU Cipta Kerja dan Dampaknya terhadap Dunia Usaha

SUARAMERDEKASOLO - Revisi ini bertujuan untuk memperkuat legalitas UU Cipta Kerja sekaligus menjawab kritik dari…

3 hari ago

Taman Balekambang Solo Direvitalisasi, Kini Lebih Ramah

Suaramerdekasolo.com – Taman Balekambang, ikon wisata legendaris di Kota Solo, kini tampil lebih segar dan…

4 hari ago

Solo Siap Gelar Festival Budaya Jawa Tengah 2025

suaramerdekasolo.com – Kota Solo kembali menunjukkan pesonanya sebagai pusat budaya Jawa. Tahun ini, pemerintah kota…

5 hari ago