suaramerdekasolo.com – Pengurus Masjid Darussalam Jayengan di Kecamatan Serengan, Solo, kembali melaksanakan tradisi membagikan bubur samin kepada warga selama bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pembagian bubur samin yang dimulai pada hari pertama puasa, Sabtu (1/3/2025), ini menarik banyak warga dari berbagai daerah.

“Setiap hari kami memasak sekitar 1.300 porsi bubur, dengan 1.100 porsi di antaranya dibagikan kepada warga, sementara sisanya disiapkan sebagai takjil untuk jamaah masjid,” kata Ketua Takmir Masjid Darussalam, M Rosyidi, di tengah kegiatan pembagian bubur.

Untuk membuat ribuan porsi tersebut, lanjut Rosyidi, pihaknya menggunakan 50 kg beras. Proses memasak dimulai pada siang hari agar bubur dapat dibagikan setelah Salat Ashar.

“Buburnya memiliki rasa khas karena terbuat dari campuran beras, daging sapi, susu, rempah-rempah, santan, dan minyak samin,” tambahnya.

Rosyidi juga menegaskan bahwa siapa saja, tanpa memandang asal atau agama, bisa menikmati bubur ini, asalkan membawa wadah sendiri.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, memberikan apresiasi atas tradisi ini dan menyatakan dukungannya untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata religi baru.

“Kami akan mendukung dan mempromosikan acara ini. Tentunya, pengurus juga harus bisa mengembangkan kegiatan ini menjadi sebuah destinasi wisata yang menarik,” kata Respati di lokasi pembagian bubur.

You May Also Like

More From Author